Stadion Sultan Fatah menjadi saksi lahirnya momentum baru dalam dunia pesepakbolaan usia dini di Kotawali. Melalui gelaran Kejuaraan Sepak Bola Putra-Putri Tingkat Sekolah Dasar memperebutkan Piala Kepala Dindikbud Kabupaten Demak yang berlangsung pada tanggal 19–20 Mei 2026, sinergi kuat antar-instansi sukses diwujudkan demi mencetak generasi emas atlet masa depan.
Ajang bergengsi ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua KONI Kabupaten Demak, Mas Suryo Hadi Wibowo, S.H., S.Kom., M.M. Sebagai orang nomor satu di otoritas olahraga Demak tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap kompetisi akar rumput (grassroots) yang terstruktur.
“KONI Kabupaten Demak memberikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kejuaraan ini. Langkah ini adalah fondasi riil yang kita butuhkan untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkesinambungan,” ungkap Mas Suryo.
Kepala Dindikbud Kabupaten Demak, Bapak Haris Wahyudi Ridwan, A.P., M.Si., selaku inisiator acara, menegaskan bahwa turnamen ini dirancang dengan dua esensi utama, yaitu edukasi dan prestasi. Melalui sepak bola, anak-anak tidak hanya bertanding secara fisik, tetapi juga ditempa secara mental.
“Ajang ini merupakan representasi dari komitmen kami dalam pembinaan usia dini sekaligus penjaringan prestasi. Kami ingin bakat-bakat alami dari anak-anak sekolah dasar ini memiliki wadah resmi untuk berkembang, sehingga aspek akademis dan non-akademis dapat berjalan beriringan,”
Gayung bersambut, inisiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini disambut hangat dan penuh optimisme oleh Ketua PSSI Kabupaten Demak, Mas Haris Kurniawan, S.E. Bagi kepengurusan PSSI yang baru, turnamen ini menjadi jawaban langsung atas target pengaktifan kompetisi usia muda di wilayah Demak.
“Kami menyambut hangat dan penuh semangat inisiasi yang sangat luar biasa ini. Ini adalah momentum krusial bagi perkembangan dan kemajuan olahraga sepak bola di Kabupaten Demak di bawah garis kepemimpinan terbaru kami. PSSI siap mengawal talenta-talenta potensial yang lahir dari turnamen ini untuk masuk ke program pembinaan lanjutan,” tutur Mas Haris Kurniawan.
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari tersebut menyajikan atmosfer pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. Dengan keterlibatan aktif dari jajaran Dindikbud, KONI, dan PSSI, Kabupaten Demak kini meletakkan batu pertama yang kokoh dalam peta jalan menuju kejayaan sepak bola di tingkat regional maupun nasional.
konidemak.id