Geliat pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Demak memasuki babak baru. Bertempat di Wisma Halim, sabtu (2/5/2026), Turnamen E-Sport Free Fire Kapolres Cup 2026 resmi di gelar.
Gelaran ini memposisikan diri bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan sebuah ajang seleksi talenta (talent scouting) berskala masif yang melibatkan ribuan atlet pelajar. Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra. Dalam sambutannya, beliau menggarisbawahi urgensi e-sport sebagai cabang olahraga prestasi yang menuntut kedisiplinan tinggi.
“Kita sedang membangun fondasi atlet masa depan. E-sport adalah kompetisi global yang menuntut ketangkasan, mental juara, dan kerjasama tim yang solid. Melalui Kapolres Cup, kita menyediakan panggung bagi para atlet lokal untuk naik kelas ke level profesional,” tegas AKBP Arrizal. Skala Kompetisi dan Manajemen Turnamen Dengan partisipasi lebih dari 160 tim dan 1.000 lebih personel atlet, turnamen ini menjadi kiblat baru kompetisi elektronik di kabupaten Demak. Mengadopsi format battle royale yang kompetitif, fase penyisihan hingga babak final didesain untuk menguji daya tahan (endurance) serta kedalaman strategi para pemain.
Ketua ESI Kabupaten Demak, Abdul Khalim, menyatakan bahwa ini adalah turnamen resmi perdana untuk cabang Free Fire dengan standar kompetisi penuh. “Eksistensi turnamen ini mendapat pengakuan dari pengurus ESI Provinsi sebagai gelaran paling progresif di Jawa Tengah. Fokus kami adalah pembinaan usia dini di level SLTP dan SLTA, yang merupakan masa emas pembentukan refleks dan insting kompetitif,” ujarnya.
Ketua KONI Demak, Mas Suryo Hadi Wibowo,S.H,S.Kom,MM, menegaskan bahwa hasil dari turnamen ini akan masuk dalam basis data pemantauan atlet untuk persiapan Kejurprov mendatang. Beliau menekankan bahwa sportivitas adalah harga mati dalam setiap medali yang diperebutkan, terus semangat untuk para juara.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Demak Hadir Asisten II Bapak Drs. Agus Musyafak,.M.Si Beliau menyoroti aspek teknis olahraga yang terkandung dalam game kompetitif. “Dalam perspektif olahraga, para peserta tengah mengasah kemampuan quick decision making, koordinasi mata-tangan, serta manajemen tekanan saat berada dalam situasi krusial,” jelasnya.
Komitmen Sportivitas dan Integritas Atlet Melengkapi aspek kompetisi, seluruh atlet yang bertanding membacakan Deklarasi Kamtibmas sebagai bentuk janji atlet untuk menjunjung tinggi integritas, baik di dalam maupun di luar arena. Hal ini selaras dengan visi melahirkan atlet yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan patuh pada norma sosial.
Ajang ini diharapkan menjadi semangat bagi ESI Demak untuk segera memperkuat pembinaan pada cabang olahraga elektronik lainnya seperti PUBG dan e-Football, guna memastikan Demak menjadi lumbung atlet e-sport berprestasi di kancah nasional.
konidemak.id